top of page

Sepak Terjang Spion Melayu

Perjalanan hidup Zulkifli Lubis sebagai tokoh militer dan intelijen. Dia dinobatkan sebagai Bapak Intelijen Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Zulkifli Lubis, Bapak Intelijen Indonesia. (Dok. Keluarga Zulkifli Lubis/Historia.ID).

31 Mei 2023
1 menit membaca

ICHIKI Tatsuo, teman Zulkifli Lubis semasa pendidikan Pembela Tanah Air (Peta), berkata kepada Rahmat Shigeru Ono, sesama orang Jepang yang memihak Republik Indonesia: “Zulkifli Lubis adalah salah satu murid terbaik Peta, dia sangat pintar segala macam. Jika Indonesia merdeka Zulkifli Lubis pasti akan menjadi presiden pertama di Indonesia.”


Sejarah berkata lain. Lubis dituding terlibat Peristiwa Cikini, sebuah upaya pembunuhan terhadap Presiden Sukarno. Dia pun menjadi buronan dan bergabung dengan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) sebagai koordinator militer.



Setelah mendekam di penjara karena terlibat dalam PRRI, Lubis dibebaskan penguasa Orde Baru. Dia menolak tawaran kembali ke militer. Setelah sempat berkiprah kembali dalam intelijen pada masa Orde Baru, Lubis kemudian menjadi pengusaha. Akhirnya, dia kecewa dengan pemerintahan Soeharto yang dinilai tidak demokratis.


Terlepas dari perjalanannya yang kompleks dalam militer, Lubis dikenang sebagai peletak dasar intelijen di Indonesia.


Berikut ini laporan khusus Zulkifli Lubis, Bapak Intelijen Indonesia.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page