top of page

Sepuluh Keluarga di Arena Bulutangkis (Bagian I)

Sebagai negara bulutangkis, Indonesia punya banyak keluarga legenda dengan prestasi jempolan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Liem Swie King lahir dari keluarga bulutangkis, di mana dua kakaknya, Megah Inawati dan Megah Idawati merupakan pebulutangkis era 1960-an. (Randy Wirayudha/Historia)

  • 25 Jan 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 29 Apr

BULUTANGKIS sudah puluhan tahun mendarah daging di Indonesia. Hampir setiap keluarga di perkampungan maupun perkotaan memainkannya, sebagaimana digambarkan Koko Koswara dalam lagu “Badminton”. Wajar bila banyak bintang bulutangkis, lawas maupun kini, yang punya hubungan keluarga baik satu darah ataupun lewat pernikahan.


Dari 10 keluarga bulutangkis yang melahirkan bintang dengan prestasi membanggakan buat negeri ini, beberapa di antaranya berdarah Tionghoa. Mayoritas dari Pulau Jawa, sementara satu “dinasti” lainnya datang dari Indonesia Timur. Siapa saja mereka? Berikut rangkuman ke-10 keluarga bulutangkis tanah air sepanjang sejarah:

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.
bg-gray.jpg
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
bg-gray.jpg
Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.
bg-gray.jpg
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Siapa yang tak suka berwisata sambil menikmati sajian makanan khas. Di Indonesia, pusatnya ada di Banyuwangi.
Siapa yang tak suka berwisata sambil menikmati sajian makanan khas. Di Indonesia, pusatnya ada di Banyuwangi.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Di mana pun dan kapan pun manusia butuh mendengarkan musik. Beragam perangkat yang kini tersedia memungkinkannya.
Di mana pun dan kapan pun manusia butuh mendengarkan musik. Beragam perangkat yang kini tersedia memungkinkannya.
transparant.png
bottom of page