Diperbarui: 6 Sep
HARI ini, 30 September, 58 tahun silam. Sersan Mayor Surono Hadiwijono bersama rekan-rekannya bergerak ke sebuah desa di Jakarta Timur yang bernama Lubang Buaya. Letaknya dekat dari Lanud Halim Perdanakusuma. Mereka diperintahkan oleh komandan batalyon mereka, Letkol Untung Sjamsuri.
Surono merupakan komandan Peleton II Kompi C Batalyon Kawal Kehormatan 1 Resimen Tjakrabirawa. Pemuda asal Solo berusia 35 tahun itu, menurut buku Gerakan 30 September di Hadapan Mahmillub 2 di Jakarta: Perkara Untung,sehari-harinya tinggal di Asrama Tjakrabirawa Tanah Abang II selama di Jakarta.
Surono tentu bangga bisa menjadi bagian dari pasukan pengaman presiden itu. Pasalnya, hanya orang-orang pilihan dari empat matra ABRI yang bisa masuk Tjakrabirawa.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















