top of page

Seulawah RI-001, dari Aceh untuk Republik Indonesia

Presiden Sukarno memerlukan pesawat udara untuk melancarkan perjuangan. Masyarakat Aceh bahu membahu mewujudkannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Para perwira AURI dengan pramugari dan wartawan berfoto bersama di samping pesawat terbang "Seulawah RI-001" di Lapangan Terbang Kemayoran, 8 Agustus 1950. (Arsip Nasional RI).

  • 6 Agu 2021
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 17 Jun

SEBELUM memiliki pesawat kepresidenan, Presiden Sukarno mesti datang ke Aceh untuk menggalang dana pembelian pesawat pada 16 Juni 1948. Bung Karno menyebut Aceh sebagai daerah modal perjuangan bangsa Indonesia. Waktu itu, kas negara sedang cekak lantaran blokade ekonomi yang dilancarkan Belanda usai agresi militer pertama. Sementara itu, Aceh  merupakan satu-satunya daerah yang belum dikuasai Belanda sepenuhnya.


Dalam suatu jamuan makan malam bertempat di Atjeh Hotel Kutaradja, Bung Karno menjelaskan situasi negara yang tengah dilanda krisis. Selain itu, dia juga mengharapkan derma para saudagar Aceh yang tergabung dalam organisasi Gabungan Saudagar Indonesia Daerah Aceh (GASIDA). Sukarno menyerukan agar para saudagar bahu-membah membantu pemerintah membeli pesawat terbang.  


“Alangkah baiknya apabila kaum Saudagar dan Rakyat Aceh berusaha membuat ‘jembatan udara’ antara satu pulau dengan pulau lain di Indonesia. Untuk ini, saya anjurkan agar kaum Saudagar bersama-sama Rakyat mengumpulkan dana untuk membeli kapal udara, umpamanya pesawat Dakota, yang harganya hanya 25 kilogram emas,” kata Bung Karno seperti dikisahkan Amran Zamzami dalam Jihad Akbar di Medan Area.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Arsip dan foto bersejarah dipamerkan di mal pertama di Indonesia. Alasannya Sarinah bernilai sejarah.
Arsip dan foto bersejarah dipamerkan di mal pertama di Indonesia. Alasannya Sarinah bernilai sejarah.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Teknokrat olahraga yang berperan penting dalam kesuksesan Susi Susanti di Barcelona. Diperankan aktor kawakan Lukman Sardi.
Teknokrat olahraga yang berperan penting dalam kesuksesan Susi Susanti di Barcelona. Diperankan aktor kawakan Lukman Sardi.
transparant.png
bottom of page