top of page

Soedirman Suka Main Sepakbola

Sebagai back tangguh, Soedirman jadi sasaran pemain lawan. Sepakbola membuat kaki dan matanya cedera.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 23 Nov 2019
  • 2 menit membaca

Suatu hari menjelang tengah malam pada 1944. Soedirman menyampaikan rencana bergabung dengan pasukan Pembela Tanah Air (Peta) yang dibentuk Jepang. Dia meminta pengertian istrinya, Siti Alfiah.


Namun, Alfiah mengkhawatirkannya karena mata sebelah kiri suaminya itu kurang terang. “Lalu, kaki mas yang terkilir waktu main bola itu…”


“Tidak apa-apa, Bu, semua pengalaman ada gunanya. Saya harap ibu berhati mantap,” kata Soedirman.


Dialog itu termuat dalam biografi Perjalanan Bersahaja Jenderal Sudirman karya Soekanto S.A. seperti dicuplik buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir garapan tim majalah Tempo.


Sepakbola merupakan olahraga kesukaan Soedirman ketika muda. Saat dia aktif di organisasi Hizbul Wathan, kepanduan Muhammadiyah, kemudian Pemuda Muhammadiyah.


“Soedirman biasanya main sebagai back. Permainannya cukup baik, akan tetapi kasar,” tulis Solichin Salam dalam Djenderal Soedirman Pahlawan Kemerdekaan.


Karena permainan Soedirman cukup baik, catat buku Sudirman Prajurit TNI Teladan,lebih-lebih kalau sebagai back, maka dia temasuk pemain kelas A. Pada masa itu, istilahnya bukan yunior dan senior, tetapi kelas A dan kelas B. Pemuda pendiam dan terlihat lemah itu, ternyata ketika main bola cukup tangkas dan agak keras dalam mengamankan pertahanan. Sebagai back, nampak sekali ketangkasannya jika musuh telah mengurung bentengnya. Jika barisan depan musuh mulai menyerangnya, dia pun mengeluarkan segala taktik dan teknik untuk memberesihkan semua gerak serangan.


“Di sanalah para penonton akan kagum dan tidak menyangka bahwa back yang cekatan itu adalah pemuda yang bernama Soedirman yang biasa digelari kajine(si haji) dalam pergaulan sehari-hari karena alimnya,” demikian tercatat dalam buku terbitan Dinas Sejarah TNI AD itu.


Soedirman memimpin kesebelasan Banteng Muda di Cilacap. Klubnya selalu ikut bertanding ketikajambore Hizbul Wathan atau konferensi Pemuda Muhammadiyah di berbagai kota di Karesidenan Banyumas. Sebagai back kuat Banteng Muda, dia pun menjadi pemain bond (perkumpulan, red.) sepakbola Banyumas. Bahkan, dia kemudian dipilih menjadi Ketua Pesatuan Sepakbola Banyumas.


Mokhammad Samingan, adik Soedirman, menceritakan karena dia pemain back yang tangguh, maka sering diancam lawannya. Dalam salah satu pertandingan, dia pernah disikat pemain lawan sehingga kakinya cedera –ada sumber yang menyebut sambungan tulang lutut kirinya bergeser. Cedera itu masih ada sampai dia wafat. Sepakbola juga membuat mata sebelah kanan sedikit cacat.


Kendati kaki dan matanya cedera, Soedirman tetap dapat menjadi anggota Peta. Dia mengikuti latihan Peta angkatan kedua sebagai daidancho (komandan batalion) di Bogor. Setelah itu, dia ditempatkan sebagai daidancho Daidan III di Kroya, Banyumas.


Setelah Indonesia merdeka, Kolonel Soedirman menjabat komandan Divisi V TKR Purwokerto. Saat itulah, dia mengatur strategi melawan Sekutu di Ambarawa. Karier militernya mencapai puncak setelah dia terpilih menjadi panglima besar tentara Indonesia. Ketika Belanda melancarkan agresi militer kedua, dia dalam keadaan sakit melawan dengan bergerilya dari 19 Desember 1948 sampai 10 Juli 1949.


Panglima Besar Jenderal Soedirman meninggal dunia pada 29 Januari 1950.





Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
bg-gray.jpg
Pernah berguru ke Rahmah El Yunusiyah dan H.R. Rasuna Said, Shamsiah Fakeh getol memperjuangkan kemerdekaan negeri dan kaumnya. Kini, buku memoar aktivis Malaysia berdarah Minang itu dilarang pemerintah Malaysia.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Pablo Escobar mengisi kebun binatangnya dengan kuda nil. Setelah kematiannya, kuda nil itu berkembang biak tak terkendali hingga menimbulkan masalah.
Pablo Escobar mengisi kebun binatangnya dengan kuda nil. Setelah kematiannya, kuda nil itu berkembang biak tak terkendali hingga menimbulkan masalah.
transparant.png
bottom of page