top of page

Soeharto, Yasser Arafat, dan Dukungan untuk Palestina

Yasser Arafat tiga kali berkunjung ke Indonesia. Kepada pemimpin PLO itu, Soeharto menegaskan dukungan Indonesia kepada Palestina.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Soeharto menyambut Pemimpin PLO Yasser Arafat di Bandara Halim Perdanakusuma, September 1992. (Setneg/Dharmasena No. 09, September 1992).

23 Nov 2023
3 menit membaca

KABAR mengenai kedatangan Yasser Arafat ke Jakarta pada 25 Juli 1984 menarik perhatian publik Indonesia. Dalam kunjungan selama dua hari, pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) tersebut tak hanya bertemu Presiden Soeharto.Ia juga akan melakukan pertemuan dengan para duta besar negara-negara Arab untuk Indonesia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page