top of page

Stamps, Indonesia's History Recorder

Stamps are the identity of an independent country. Through stamps, the journey of Indonesia from the very beginning can be traced.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Conefo series stamps with President Sukarno's picture. (old-stamps.com).

29 Apr 2024
5 menit membaca

DESPITE the proclamation of Indonesia's independence, Jakarta was still not a safe place. The Dutch NICA army continued to launch actions to take control of Jakarta. In a cabinet meeting on January 3, 1946, the Republican leaders decided to move the capital to Yogyakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page