top of page

Sukarni dan Proklamasi

Sukarni mengusulkan teks Proklamasi rumusan pemuda. Ahmad Subardjo lupa menyampaikannya kepada Sukarno dan Hatta.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sukarni dari Partai Murba ketika memberikan sambutan mengenai Perjanjian Linggarjati pada 1947. (ANRI).

7 Mei 2022
4 menit membaca

Diperbarui: 7 Mei

SUKARNI terlibat dalam pergerakan kemerdekaan sejak masa kolonial Belanda. Dia kemudian berperan dalam peristiwa penting sejarah Proklamasi kemerdekaan. Pemimpin Asrama Angkatan Baru di Menteng 31 Jakarta ini tak hanya menculik Sukarno dan Hatta ke Rengasdengklok. Dia juga menjadi wakil pemuda dalam perumusan naskah Proklamasi.


Sukarno dan Hatta kembali ke Jakarta setelah dijemput oleh Ahmad Subardjo. Anggota PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) kemudian diminta berkumpul di rumah Laksamana Tadashi Maeda karena Hotel Des Indes tidak bisa menyediakan tempat.


Sementara itu, menurut Adam Malik dalam Riwayat Proklamasi Agustus 1945, Sukarni bersama Subardjo, Iwa Kusumasumantri, dan Jusuf Kunto, pergi ke Jalan Bogor Lama. Di sana sudah menunggu para pemuda, antara lain Chairul Saleh, Adam Malik, Wikana, Pandu Karta Wiguna, Maruto Nitimihardjo, Kusnaeni, dan Sjahrir juga dipanggil.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Permainan serupa latto-latto pernah digandrungi anak-anak di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Permainan ini kemudian dilarang karena berbahaya.
Permainan serupa latto-latto pernah digandrungi anak-anak di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Permainan ini kemudian dilarang karena berbahaya.
transparant.png
bottom of page