top of page

Teror Mahasiswa Kiri

Gerah dengan kebijakan negerinya, sekelompok mahasiswa radikal melakukan aksi teror, dari perampokan bank hingga penculikan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Film Der Baader Meinhof Komplex (2008).

  • 17 Jan 2012
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 4 Mei

PERANG DINGIN menimbulkan gelombang kegelisahan dan kekecewaan di kalangan generasi muda Republik Federasi Jerman, atau lebih dikenal dengan nama Jerman Barat. Mereka kecewa dan marah atas dukungan negaranya terhadap setiap langkah dan manuver Amerika Serikat di berbagai belahan dunia, seperti di Vietnam dan Timur Tengah. Terlebih ketika Jerman Barat bergabung dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dengan konsekuensi adanya pangkalan dan personel militer Amerika Serikat.


Mereka menuduh pemerintahnya dan pemerintah AS menjalankan agenda politik yang bercorak imperialistis, khususnya terhadap rakyat dan negara-negara di Dunia Ketiga. Pada saat bersamaan, mereka curiga bahwa pemerintah, partai-partai politik, dan aparat penegak hukum di Jerman Barat didominasi eks simpatisan Nazi.


Faktor-faktor itulah yang mendorong radikalisasi, dan berujung pada kemunculan kelompok militan yang menamakan diri Rote Armee Fraktion (RAF) atau Tentara Merah Jerman. Ia lebih popular sebagai kelompok “Baader-Meinhof”, berasal dari nama dua orang pendiri dan tokoh utamanya: Andreas Baader dan Ulrike Meinhof.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Buku kecil. Merah dan pedas. Mengajukan cara pandang lain terhadap sejarah di Indonesia.
Buku kecil. Merah dan pedas. Mengajukan cara pandang lain terhadap sejarah di Indonesia.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
transparant.png
bottom of page