- 28 Feb 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 4 Mei
RUTINITAS normal Karina Ziegler di pagi itu, Senin (26/2/2024), berubah geger. Dia kaget bukan main ketika menengok barisan polisi bersenjata lengkap dekat tokonya di distrik Kreuzberg, Berlin, Jerman. Rupanya aparat-aparat itu tengah menciduk salah satu buron eks kelompok teroris kiri, Daniela Klette, di apartemen dekat toko tadi.
Dalam daftar pencarian kepolisian Jerman dan Europol, Klette berstatus buron perempuan paling berbahaya. Mengutip Daily Mail, Selasa (27/2/2024), Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Lower Saxony, Daniele Behrens, menyatakan penangkapan itu menjadi salah satu milestone dalam sejarah kriminal Jerman.
Klette sejak 1991 hidup secara sembunyi-sembunyi bersama Ernst-Volker Staub dan Burkhard Garweg. Belakangan, Klette menyamar dengan nama alias Claudia. Semenjak kelompoknya, Rote Armee Fraktion (RAF) atau Faksi Tentara Merah, bubar pada 1998, Klette dan dua koleganya itu beralih aktivitas menjadi perampok.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















