top of page

Tewasnya Kapten “Sakti” Paris

Dianggap sakti dan kebal, Kapten Paris malah terbunuh di Aceh. Sisa pasukannya dipimpin Kromodikoro yang terluka parah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pasukan Marsose tenar lewat Perang Aceh (Tropenmuseum)

5 Okt 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 20 Jul

DENGAN kondisi luka parah akibat memburu Teuku Cut Ali, Marsose Kromodikoro “ketiban” tugas berat. Ia harus memimpin sisa pasukan yang komandannya tewas. Kromodikoro hanya punya pilihan melanjutkan perlawanan dalam ketidakberdayaannya, atau kalah.


Kromodikoro merupakan pria kelahiran Landusari, Kedu, Jawa Tengah tahun 1883. Dia masih bayi ketika Gunung Krakatau meletus. Sebagaimana banyak pemuda Jawa di masa itu, Kromodikoro ketika dewasa memilih “jual kepala” dengan menjadi serdadu Koninklijk Nederlands-Indische Leger (KNIL). Dia lulus dan diberi nomor stamboek 8138. Di angkatan perang kolonial yang hanya bisa melawan pemberontak yang kurang senjata ini, Kromodikoro tergabung dalam satuan khusus anti gerilya bernama Korps Marsose Jalan Kaki.


Kendati pasifikasi Belanda di koloni Hindianya bisa dianggap telah berhasil, perlawanan bersenjata di berbagai daerah belum benar-benar padam di paruh awal abad ke-20 itu. Di Aceh, yang telah “ditaklukkan” Jenderal Van Heutzch lebih dari 10 tahun, perlawanan bersenjata masih terjadi. Bahkan, dalam perlawanan di Bakongan pada 11 Agustus 1926), Letnan WAM Molenaar Jr terbunuh.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page