top of page

The Career of an Armenian Government Official

Petrus Blumberger, author on the history of the Indonesian National Movement during the colonial period, was always interested in his Armenian background.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Petrus Blumberger. (Tropenmuseum)

17 Jan 2025
2 menit membaca

Diperbarui: 24 Apr

Anyone researching and writing about the Indonesian national movement must have acknowledged three important works by Petrus Blumberger. As a colonial official, he had access to official sources, from government edicts to Dutch parliamentary minutes. 


Petrus Blumberger was born John Theodoor Petrus in Semarang on December 2, 1873. His father, Satoor Stephan Petrus (1839-1902), was a merchant born in Isfahan, Persia, now Iran. His mother, Mariam Eleazar Gasper (1851-1896), was born in Bushir. She was the daughter from the second marriage of Eleazar Gregory Gasper (1808-1859), a prominent Armenian merchant in Batavia who founded Gasper & Co. and remained in the city for three generations. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
Mobil listrik murni pertama Hyundai ditenagai baterai lithium-ion polymer, sumber energi yang sejarahnya membentang sejak abad ke-18.
Mobil listrik murni pertama Hyundai ditenagai baterai lithium-ion polymer, sumber energi yang sejarahnya membentang sejak abad ke-18.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Mengidolakan R.A. Kartini sejak remaja, Sujatin tak pernah lelah memperjuangkan nasib perempuan.
Mengidolakan R.A. Kartini sejak remaja, Sujatin tak pernah lelah memperjuangkan nasib perempuan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
transparant.png
bottom of page