- 14 Jul 2017
- 4 menit membaca
Diperbarui: 19 Mei
PEMERINTAH Tiongkok berang. Pada 2 Juli lalu, kapal perang USS Stethem milik Amerika Serikat berada di dekat Pulau Triton, Kepulauan Paracel. Tiongkok menganggap kepulauan yang berada di Laut China Selatan itu miliknya dan pelayaran tersebut sebagai provokasi.
Bagi Tiongkok, USS Stethem dinilai telah melanggar kedaulatan wilayahnya serta mengancam keamanan negeri Tirai Bambu. Sebagai respons, Tiongkok mengirim sejumlah kapal perang dan pesawat tempurnya. Menurut juru bicara Tiongkok Lu Kang, Beijing tak segan mengambil langkah apapun demi menjaga kedaulatan wilayah dan keamanan negerinya.
Hingga kini, Kepulauan Paracel masih menjadi sengketa antara Tiongkok, Vietnam, dan Taiwan. Masing-masing negara bersikukuh dengan klaimnya. Tiongkok dan Vietnam bahkan adu bukti baik dengan menyodorkan bukti artefak, catatan tertulis, hingga peta kuno.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















