- 10 Jun 2025
- 7 menit membaca
Diperbarui: 19 Mei
SORE hari, 2 Agustus 1964. Sebuah kapal perusak Amerika Serikat, USS Maddox sedang berpatroli di Teluk Tonkin. Sudah sekira enam bulan AS menggelar operasi laut rahasia dengan Vietnam Selatan dalam operasi intelijen bersandi Desoto dengan mengemban misi “memancing dan merekam” reaksi Vietnam Utara terhadap serangan-serangan komando.
Tiga kapal patroli Vietnam Utara melaju mendekati USS Maddox. Mengira akan diserang, komandan USS Maddox, Kapten John Herrick, memerintahkan untuk melepaskan tembakan. Bantuan yang sebelumnya diminta pun datang. Empat jet tempur F-8E Angkatan Laut datang dan menembak perahu-perahu patroli itu. Penumpangnya menyelamatkan diri.
“Insiden serupa” terjadi dua hari kemudian. Kapal AS berpatroli di lepas pantai Vietnam Utara di tengah cuaca buruk. Tiba-tiba kapal menerima radar, sonar, dan sinyal yang mereka percaya adanya serangan dari Vietnam Utara. Selama dua jam kapal itu menembaki target di radar sembari bermanuver. Insiden ini sampai ke Washington. Presiden dan Pentagon menyebutnya serangan tanpa alasan oleh Vietnam Utara atas kapal-kapal AS di perairan internasional.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















