top of page

Mengkritik Plastik

Plastik benda penting dalam konsumerisme modern ini diperkirakan akan menjadi sumber bencana lingkungan di masa depan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Demonstrasi mendesak pembatasan penggunaan barang kebutuhan berbahan plastik. (Fernando Randy/Historia.ID).

29 Apr 2014
2 menit membaca

Diperbarui: 19 Apr

DI MASA kini, manusia bergantung pada kantong plastik. Ia merupakan produk konsumerisme modern. Bentuk dan teknologinya pun terus berkembang. Dari kantong plastik elegan di pusat-pusat perbelanjaan modern sampai kantong plastik murah meriah yang biasa ditemui di pasar-pasar tradisional.


Sejak lama orang menggunakan kantong untuk membawa barang-barang tertentu. Namun kantong berbahan plastik baru ditemukan pada permulaan 1960. Penemunya Sten Gustaf Thulin, seorang insinyur asal Swedia. Dia menciptakan kantong yang elastis, kuat, dan berkapasitas besar untuk membawa barang belanjaan.


“Tanggal 27 Maret 1962 menjadi momen malang bagi sejarah lingkungan. Pada hari itu, Kantor Paten AS memberikan paten kepada perusahaan plastik asal Swedia, Celloplast, untuk memproduksi kantong-kantong plastik,” seperti tercantum dalam Fifty Bags That Changed the World yang diterbitkan Design Museum, sebuah museum di London. Paten itu dipublikasikan pada 27 April 1965.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Ini tentang tradisi perempuan berkaki kecil, perempuan penguasa yang melajang, waria memimpin kota, dan istilah lesbian.
Ini tentang tradisi perempuan berkaki kecil, perempuan penguasa yang melajang, waria memimpin kota, dan istilah lesbian.
Ketika para kiai NU melucu. Dari soal makan babi sampai Jawa tanah kiai.
Ketika para kiai NU melucu. Dari soal makan babi sampai Jawa tanah kiai.
transparant.png
bottom of page