top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tubagus Alipan, Kisah Sejarah dari Pinggiran

Namanya tak sebesar Tan Malaka atau Semaoen. Aktor penting dalam panggung sejarah di Banten pada 1926. Tak mau dikenang sebagai pahlawan.

6 Jun 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Tubagus Alipan (paling kanan). (Dok. Keluarga Tubagus Alipan/Historia.ID).

Diperbarui: 12 Des 2025

SEBUAH kantor koperasi berdiri berimpit di depan rumah bercat putih kusam itu. Seekor burung bertengger di dalam kandangnya yang tergantung tak jauh dari kolam ikan yang airnya keruh kehijauan. Pagar samping rumah berbatasan langsung dengan trotoar jalan masuk ke kampung Kebon Cau (Kebun Pisang), Pandeglang, Banten. Siapa nyana rumah kecil itu pernah ditempati seorang pelaku sejarah penting yang mengguncang seantero jagat Hindia Belanda.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page