top of page

Umpatan Serdadu Belanda di Danau Toba

Usai menaklukan negeri-negeri sekitar Toba, serdadu Belanda menyebut orang Batak sebagai orang kafir yang memiliki keindahan alam tiada tara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pemandangan Danau Toba dari kampung Pangunguran, Samosir, 1905. (KITLV).

31 Jul 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 30 Apr

SEBAGAI upaya menyatukan seluruh Nusantara di bawah cengkeramannya, pemerintah kolonial Belanda bergerak menuju ke Tanah Batak. Pax Nederlandica demikian sebutan untuk misi penyatuan wilayah jajahan itu. Ekspedisi militer tersebut juga bertujuan untuk melindungi para zendeling, misionaris yang menyebarkan agama Kristen. Perlawanan datang dari Raja Batak Sisingamangaraja XII.


Sejak Desember 1877, muncul desas-desus, “Si Singamangaraja akan datang dengan pasukan Acehnya untuk membunuh orang Eropa dan orang Kristen di kalangan penduduk,” tulis Walter Boar Sidjabat dalam Ahu Si Singamangaraja. Berita itu menggemparkan pemerintah kolonial dan juga penginjil Batakmission.


Pada 1 Maret 1878, Residen Boyle mengirimkan sebanyak 250 tentara dari Sibolga ke Danau Toba. Pada 20 Maret 1878, tentara Belanda memasuki Lembah Silindung dan membakar beberapa kampung. Pangaloan, Sigompulon, dan Silindung dinyatakan menjadi wilayah taklukan Belanda. Tidak cukup dengan menguasai perkampungan padat penduduk, pasukan Belanda berniat menaklukkan seluruh negeri Batak di sepanjang kawasan Danau Toba.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
Hari Valentine dianggap bukan lagi perayaan hari kasih sayang.
transparant.png
bottom of page