top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Menyingkap Selubung Suci Pembawa Misi

Selain mengabarkan Injil, kedatangan Nommensen ke Tanah Batak membawa prinsip keyakinan supremasi ras kulit putih.

26 Agu 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Kompleks Batakmission di Pea Raja, Tarutung, 1910. (KITLV).

  • 26 Agu 2024
  • 8 menit membaca

Diperbarui: 6 Feb

INGWER Ludwig Nommensen berusia 27 tahun ketika kapal Pertinax membawanya berlayar dari Amsterdam menuju Padang saat malam Natal, 24 Desember 1861. Setelah 142 hari mengarungi samudra, Nommensen menjejakkan kaki di negeri koloni Hindia Belanda, 16 Mei 1862. Dari Padang, Nommensen menetap sebentar di Barus, kemudian meneruskan muhibah ke arah pedalaman. Dia mengemban tugas suci: memberitakan Injil ke Tanah Batak.


Pada 11 November 1863, Nommensen singgah di bukit Siatas Barita. Dari puncak bukit, dia pandangi lembah Silindung, tempat mukim orang-orang suku Batak asli yang masih merdeka (onafhankelijk gebied). Beristirahat sejenak, lalu dia menghatur doa.  


“Hidup dan mati biarlah aku tinggal di tengah-tengah bangsa ini, untuk menyebarkan firman dan kerajaan-Mu,” demikian doa Nommensen kutip Patar M. Pasaribu dalam Dr. Ingwer Ludwig Nommensen: Apostel di Tanah Batak.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page