top of page

UNESCO Tetapkan Naskah dan Arsip Sejarah Indonesia Sebagai Memori Dunia

UNESCO menetapkan naskah Tambo Tuanku Imam Bonjol, arsip Indarung I Semen Padang, dan arsip Indonesian Sugar Research Institute 1887–1986 sebagai Memory of the World.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Naskah Tambo Tuanku Imam Bonjol yang ditetapkan UNESCO sebagai Memory of the World. unesco.org.

9 Mei 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 18 Mei

UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB) menetapkan tiga warisan dokumen sejarah asal Indonesia sebagai Memory of the World (MOW) atau Memori Dunia kawasan Asia-Pasifik dalam sidang komite MOW Asia-Pasifik di Ulan Bator, Mongolia, Rabu, 8 Mei 2024.


Tiga warisan dokumen sejarah tersebut adalah naskah Tambo Tuanku Imam Bonjol yang diusulkan Perpustakaan Nasional RI dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat; arsip Indarung I yang diajukan oleh PT Semen Padang; dan arsip Indonesian Sugar Research Institut tahun 1887–1986 yang diusulkan Kantor Perpustakaan dan Arsip Jawa Timur dan Balai Penelitian Gula Indonesia.


Tambo Tuanku Imam Bonjol yang ditulis oleh Imam Bonjol menceritakan dinamika masyarakat dan pergerakan Islam lokal di Sumatra Barat pada masa kolonial Belanda. Naskah sepanjang 342 halaman itu diperkirakan berasal dari pertengahan abad ke-19 atau sekitar tahun 1850-an. Hal ini diperkuat dengan jenis dan merek kertas yang digunakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page