top of page

A.A. Maramis Bergelut dengan Kesehatan

Kesepian di Swiss membuatnya sakit-sakitan. Kepulangan ke Indonesia memperbaiki kesehatannya dan mengembalikannya ke keabadian.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Alex Maramis saat pulang ke Indonesia bersama istrinya, Beth.

30 Okt 2022
6 menit membaca

Diperbarui: 31 Jul

CAHAYA jingga menyembul di langit Bandara Halim Perdanakusuma sore itu. Beberapa tokoh penting dalam sejarah Republik Indonesia tengah menunggu A.A. Maramis pulang. Ahmad Subardjo, Sunario, Arnold Monotutu, dan Rachmi Hatta tampak di antaranya. 


Hadir pula pejabat Departemen Luar Negeri dan tokoh-tokoh Minahasa dari Paguyuban Kawanua. Para wartawan turut mengintili. 


Sebuah pesawat milik Garuda mendarat di landasan pacu, merapat ke sisi terminal, dan berhenti. Sepasang kakek-nenek keluar, tertatih-tatih menuruni tangga pesawat. 


Sang kakek terlihat lemah. Dia celingak-celinguk memandang deretan Subardjo dan kawan-kawannya. Dialah Alexander Andries Maramis, salah satu founding father RI yang tersisa. Dia akhirnya pulang ke Indonesia pada Minggu, 27 Juni 1976, setelah malang-melintang di mancanegara. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
Menghilangkan image jemu dalam pengajaran sejarah.
Menghilangkan image jemu dalam pengajaran sejarah.
Meski bertangan buntung, pemain ini membawa negaranya menjuarai Piala Dunia.
Meski bertangan buntung, pemain ini membawa negaranya menjuarai Piala Dunia.
Pelatih veteran yang gemilang di Afrika hingga dijuluki Dukun Putih. Namun, dia apes saat empat kali bersua timnas Indonesia.
Pelatih veteran yang gemilang di Afrika hingga dijuluki Dukun Putih. Namun, dia apes saat empat kali bersua timnas Indonesia.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Olimpiade Paris 2024 memunculkan kontroversi gender yang menimpa atlet Aljazair Imane Khelif. Atlet lari Stella Walsh dan Helen Stephens juga mengalami hal yang sama.
Olimpiade Paris 2024 memunculkan kontroversi gender yang menimpa atlet Aljazair Imane Khelif. Atlet lari Stella Walsh dan Helen Stephens juga mengalami hal yang sama.
transparant.png
bottom of page