top of page

Abang Ulama, Adik Pendeta

Adik tiri Hamka beralih iman menjadi Kristen. Keluarga sempat menentang karena merasa dipermalukan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Abdul Wadud Karim Amrullah dibaptis Pendeta Gerald Pinkston dari Gereja Baptis, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 6 Februari 1983. (Repro Dari Subuh Hingga Malam).

11 Mei 2024
6 menit membaca

Diperbarui: 16 Mei

ABDUL Wadud Karim Amrullah siap berangkat ke kantor Pacto Tour and Travel di Bali pada pagi 10 Juni 1981. Istrinya, Verra Ellen, ingin mengatakan sesuatu yang penting; dia sangat mencintai Wadud dan ingin bersama masuk surga bila telah meninggalkan dunia ini. Tetapi, kata Verra, “siapa saja yang tidak menerima dan mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, dia tidak akan masuk surga.” 


Wadud merasa terganggu. Dia tak jadi pergi ke kantor. Sambil menahan kekesalan, dia mengatakan, “sebagai orang muslim, saya mengakui dan menghormati Yesus Kristus. Jika orang Islam tidak mengakui dan menghormati Isa Almasih, dia bukan orang Islam yang baik.” 


“Orang Islam hanya mengakui Yesus sebagai nabi,” kata Verra, “sementara Alkitab mengatakan bahwa siapa yang tidak mengakui dan menerima Yesus Kristus sebagai Anak Allah dia tidak akan masuk kerajaan surga.” 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page