top of page

Adam Malik Sohibnya Bram Tambunan

Cerita Adam Malik dengan pengusaha Bram Tambunan yang tergusur rezim Orde Baru. Dari soal kolektor seni hingga perkara alat intelijen.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Adam Malik sewaktu menjabat menteri luar negeri mendampingi Menteri Luar Negeri Pakistan Sharifuddin Perrada yang berkunjung ke Indonesia pada Mei 1967. Sumber: Perpusnas RI.

  • 13 Apr 2023
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 22 Jul

ADAM Malik bergaul karib dengan Ibrahim “Bram” Tambunan, anak juragan tekstil terkemuka di Batavia Haji Mochamad Jasin Tambunan. Setelah sang ayah wafat pada 1956, Bram meneruskan perusahaan keluarganya. Dari perusahaan keluarga, Bram membesarkan bisnisnya hingga membuka kantor perwakilan di luar negeri. Persahabatannya dengan Adam Malik tetap terjalin walaupun Bram telah menjadi pedagang sukses nan tajir melintir.


Pada dekade 1960-an, Bram kesohor sebagai pengusaha nasional yang rapat dengan Presiden Sukarno. Bram merambah bisnis ekspor-impor dengan mendirikan PT. Sinar Pagi. Dia dijuluki “Si Raja Ban” karena memegang lisensi istimewa untuk mengimpor ban dari Jepang. Sementara itu, Adam Malik menjajal peruntungan di panggung politik hingga menjabat sebagai menteri perdagangan.


Meski menggeluti dunia berbeda, Adam dan Bram setidaknya punya selera seni yang sama. Kolektor seni Ez Halim dalam bukunya Amrus Natalsya: Mutiara dari Bumi Tarung mengulas Adam dan Bram sebagai peminat karya Amrus Natalsya, seniman Lekra yang terkenal dengan ukiran patung kayunya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
Sempat ragu memimpin gerakan bawah tanah melawan Nazi-Jerman, perempuan Prancis ini berhasil melakukan hal besar yang ikut menentukan jalannya Perang Dunia.
Sempat ragu memimpin gerakan bawah tanah melawan Nazi-Jerman, perempuan Prancis ini berhasil melakukan hal besar yang ikut menentukan jalannya Perang Dunia.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
transparant.png
bottom of page