top of page

Allied dan Kisah Mata-mata Perempuan di Tengah Perang

Berangkat dari kisah abu-abu antara fiksi dan fakta, Allied mengungkap cerita unik tentang mata-mata perempuan di Perang Dunia II

loading_historia_white.gif
transparant.png

Melodrama dan thriller perang bertajuk "Allied" yang dibintangi William Bradley 'Brad' Pitt & Marion Cotillard. (Paramount Pictures).

15 Mar 2021
7 menit membaca

Diperbarui: 8 Jun

SUATU hari di sebuah padang pasir di Maroko tahun 1942, Komandan Wing (setara letnan kolonel) Angkatan Udara Kanada Max Vatan (diperankan Brad Pitt) mendarat dengan parasutnya. Dengan sabar, sang mata-mata itu menanti agen penghubung yang menjemput dan mengantarnya ke sebuah hotel mewah di Kasablanka.


“Dia mengenakan gaun ungu. Carilah (petunjuk gambar) burung kolibri,” pesan sang agen penghubung kepada Max, menjelaskan bahwa orang yang dimaksud adalah mata-mata asal La Résistance (gerakan perlawanan Prancis) yang akan bermitra dengan Max demi suatu misi genting.


Saat masuk ke hotel tersebut, tampak sekumpulan orang Prancis elite yang tengah bercengkerama. Salah satu perempuan tengah duduk membelakangi Max dan mengenakan gaun ungu dan selendang bergambar kolibri. Orang itulah yang akan jadi partnernya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
transparant.png
bottom of page