top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Nasib Tragis Sophie Scholl di Bawah Pisau Guillotine

Cerita mahasiswi dan akvitis “Mawar Putih” yang menentang rezim Hitler. Tetap tegar dengan prinsip anti-Nazi sampai ajal menjemput.

19 Feb 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Potret Sophie Magdalena Scholl, akvitis dan mahasiswi yang menentang rezim Adolf Hitler dalam film Sophie Scholl, The Final Days. (zeigeitfilms.com).

  • 19 Feb 2024
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 22 Feb

AULA utama kampus Ludwig-Maximilians-Universität, Munich di hari itu, 18 Februari 1943, masih sangat hening. Di jam kuliah itu, Sophie Scholl (diperankan Julia Jentsch) bersama kakaknya Hans Fritz Scholl (Fabian Hinrichs) bergegas mendaki anak tangga. Adrenalin kakak-adik itu melonjak seiring memburu langkahnya sembari menoleh kanan-kiri.


Sesampainya di balkon atas aula, Sophie dan Hans buru-buru mengeluarkan tumpukan selebaran dari koper kulit yang mereka bawa. Beberapa tumpukan mereka letakkan di sejumlah koridor kampus dan di depan pintu-pintu kelas. Sebagian lagi di dekat anak tangga dan pilar-pilar aula.


Sesaat kemudian, ‘Kriiing!’ Bel selesai jam pelajaran berbunyi lantang. Sophie langsung melempar sisa-sisa pamfletnya dari balkon yang kemudian berterbangan dan berjatuhan ke lantai dasar aula.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page