top of page

Aroma Pemberontakan di Balik Hidangan Pasta

Benito Mussolini membenci pasta karena alasan kesehatan. Ironisnya sang diktator fasis itu disajikan pasta menjelang dieksekusi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Benito Mussolini selalu menjaga kesehatannya dengan diet ketat. (Bundesarchiv).

22 Mei 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 20 Jul

TIDAK seperti Adolf Hitler atau Josef Stalin, Il Duce Benito Mussolini tak pernah punya kuliner khas yang jadi favoritnya. Diktator fasis Italia itu justru membenci pasta yang kondang di dunia sebagai gastronomi khas negerinya.


Mussolini sejak lama mengaku harus pilih-pilih makanan. Toh ia juga memiliki riwayat darah rendah dan penyakit maag. Belum lagi Mussolini tak ingin jadi obesitas seperti yang terjadi pada adik perempuannya, Edvige Mussolini. Obesitas juga bisa berujung fatal karena meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.


“Saya melihat foto-foto terakhirmu. Kamu semakin gemuk saja. Kamu harus mengurangi berat badan seperti saya karena obesitas tidak hanya buruk buat kesehatan tapi juga berisiko kematian,” tulis Mussolini dalam suratnya kepada adiknya medio 1925, dikutip David Kertzer dalam The Pope and Mussolini: The Secret History of Pius XI and the Rise of Fascism in Europe.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page