top of page
loading_historia_white.gif

Login Pengguna

Silahkan login untuk dapat mengakses fitur lebih banyak!

Ketika Pangeran Inggris Jadi Korban Pencurian

Kejadian tidak menyenangkan dialami Pangeran George dari Inggris. Ia menjadi korban pencurian saat berkunjung ke Buenos Aires, Argentina.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pangeran George dari Inggris (tengah) ketika berkunjung ke pameran perdagangan Inggris di Buenos Aires, Argentina. (De Sumatra Post, 1 Mei 1931).

  • 26 Des 2023
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 20 Jun

PENCURIAN tak hanya menyasar masyarakat biasa. Bila ada kesempatan orang penting seperti keluarga kerajaan pun dapat menjadi target perampokan. Kejadian tak menyenangkan ini pernah dialami Pangeran George dari Inggris ketika mengunjungi Argentina. Perjalanan ke salah satu negara di Amerika Selatan itu pun menjadi pengalaman tak terlupakan.


Mulanya kunjungan berlangsung lancar. Surat kabar The New York Times, 5 Maret 1931, melaporkan kedatangan Pangeran Edward yang bergelar Prince of Wales (kelak menjadi raja Britania Raya, Edward VIII) dan Pangeran George di Mar del Plata, Argentina disambut meriah oleh masyarakat. Kerumunan orang berdiri di tengah hujan selama berjam-jam demi menyambut kedua pangeran Inggris itu.


Kemeriahan juga terlihat di berbagai sudut kota Mar del Plata yang dihiasi dengan bendera Argentina dan Inggris. Hotel-hotel di tepi pantai pun penuh sesak karena warga antusias untuk berpartisipasi dalam acara makan malam dan tarian yang akan disuguhkan kepada Pangeran Edward dan Pangeran George.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo bersama rekan-rekan seperjuangan sebangsa maupun lintas bangsa menggalang perlawanan di Eropa, tempat bercokolnya para kolonialis.
bg-gray.jpg
Getol berorganisasi ketimbang kuliah, Ahmad Subardjo mengubah haluan Perhimpunan Indonesia. Menggagas lambang sampai bikin kopiah untuk identitas nasional.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah dituduh pro-Amerika gara-gara meloloskan flm Hollywood.
bg-gray.jpg
Presiden Sukarno menggagas program transmigrasi Djajaloka untuk menyejahterakan eks pejuang Perang Kemerdekaan. Gejolak politik dan transisi kekuasaan menjadikannya melenceng dari tujuan awal.
transparant.png
bottom of page