- 18 Des 2017
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 hari yang lalu
JALAN Sultan Agung yang memanjang di depan Pasar Rumput itu dikenal sebagai salah satu titik kemacetan Jakarta. Selain sempitnya ruas, deretan para pedagang kaki lima yang tidak mengindahkan aturan menjadikan arus lalu lintas tersendat.
“Terutama kalau di waktu pagi dan sore, wah macetnya enggak ketulungan dah,” ujar Zaini (54), salah satu warga Jakarta yang tinggal di wilayah Manggarai.
Tak banyak yang tahu jika nama lama Jalan Sultan Agung adalah Jan Pieterzoon Coenstraat (Jalan Jan Pieterzoon Coen). Gubernur Jenderal VOC itu merupakan musuh bebuyutan dari Sultan Agung Hanyokrokusumo, raja legendaris Kesultanan Mataram Islam.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















