top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Bertempur dengan Isi Kepala dan Bergerak dengan Madilog

“Madilog” karya Tan Malaka tidak hanya menularkan cara berpikir dan paradigma dalam melihat realitas tapi juga bergerak menjemput perubahan.

24 Feb 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Diskusi publik “Mengenal Sosok Tan Malaka dari Pisau Analisa Materialisme, Dialektika, dan Logika” di Unisma Bekasi (Randy Wirayudha/Historia.ID)

Diperbarui: 29 Des 2025

TAN MALAKA mewariskan Madilog yang ditulis pada 1943 dan dianggap magnum opus dari sekian karyanya. Gagasan materialisme, dialektika, dan logika yang jadi akronim karyanya itu masih dipelajari, dibaca, dan bahkan jadi inspirasi generasi muda sampai sekarang. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page