- 11 Okt 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
LEPAS empat hari pasca-militer Hamas melancarkan serangan roket kolosal, pasukan IDF Israel makin gencar melancarkan serangan balik ke Jalur Gaza, Palestina. Serangan membabi-buta yang juga menyasar penduduk sipil itu diberitakan juga menggunakan senjata terlarang, bom fosfor putih, sejak Selasa (10/10/2023) malam.
“Pesawat-pesawat tempur dan artileri Israel menggunakan (bom) fosfor putih yang dilarang dunia internasional, menghancurkan pemukiman #Al_Karama di barat laut Gaza dengan serangkaian serangan udara terus-menerus. Korban jiwa dan luka berjatuhan, sementara ambulans-ambulans dan kendaraan pertahanan sipil tak bisa mencapai area itu karena intensitas serangan udara dan penghancuran jalan-jalan,” ungkap Kementerian Luar Negeri Palestina di akun X-nya, @pmofa, Rabu (11/10/2023).
Hal serupa juga disuarakan Muhammad Hussein, warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai relawan Mer-C di Gaza. Lewat sambungan jarak jauh, kepada program “Kabar Pagi” tvOne, dia menyatakan ini bukan kali pertama Israel menggunakan senjata kimia itu untuk menyerang penduduk sipil di Gaza.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















