top of page

Brigjen Terpaksa

Pidato Presiden Sukarno membuat seorang kolonel naik pangkat dalam waktu singkat menjadi brigadir jenderal. Padahal, dia belum lama naik pangkat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letna Jenderal TNI (Purn.) Sambas Atmadinata. (Wisata Sejarah Bekasi/International Magazine Services).

24 Jul 2019
2 menit membaca

Diperbarui: 29 Jul 2025

ISTANA Negara, 10 Agustus 1959. Peringatan Hari Veteran malam itu berlangsung meriah. Bukan saja karena kehadiran ratusan veteran perang kemerdekaan (1945-1949) dan para pejabat teras pemerintah, namun yang utama peringatan itu dihadiri sekaligus diresmikan dengan ditandai pemukulan gong oleh Presiden Sukarno.


Menteri Muda Urusan Veteran Kolonel Sambas Atmadinata tentu hadir dalam acara itu. Sebagai pejabat yang berkepentingan langsung, dia duduk di barisan utama bersama pejabat-pejabat teras lainnya, seperti Kepala Staf Angkatan Bersenjata (Kasab) Mayor Jenderal TNI A.H. Nasution.


Karena upacara peringatan itu bertepatan dengan sepuluh tahun berakhirnya perang kemerdekaan, suasana masih begitu sangat emosional, termasuk Presiden Sukarno. Menjelang akhir pidatonya yang berapi-api, keluar sebuah pernyataan dari sang presiden.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page