top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Bukan Belantara Sukarno

Bukan hingar-bingar politik, tetapi sisi lain dari kehidupan Sukarno yang terkesan remeh dan terabaikan.

Oleh :
Historia
9 Nov 2010

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sukarno dan Che Guevara.

Diperbarui: 11 Des 2025

SUATU hari seorang bapak bersama anaknya dari Maluku menemui Sukarno di istana. Ketika bertemu, si bapak memberikan seekor burung Nuri Raja khas maluku yang elok dan langka.


“Jadi, Bapak menyerahkan burung ini kepada saya? Saya boleh berbuat apa saja kepada burung ini?” tanya Sukarno.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Setelah Gowa Dihidupkan, Musuh Dijadikan Raja

Setelah Gowa Dihidupkan, Musuh Dijadikan Raja

Kendati pernah melawan Belanda, saudara raja Gowa ini akhirnya dijadikan raja oleh Belanda.
27 Januari 1997: Kerusuhan di Pasar Tanah Abang

27 Januari 1997: Kerusuhan di Pasar Tanah Abang

Muak dengan pungutan liar, pedagang pasar Tanah Abang mengamuk. Mobil dinas dan kantor kecamatan Tanah Abang dibakar. Salah satu kerusuhan terbesar di Jakarta pada pengujung Orde Baru.
Maskapai Pelayaran Hampir Bangkrut

Maskapai Pelayaran Hampir Bangkrut

Sejumlah perusahaan pelayaran nasional dibentuk untuk menandingi monopoli KLM milik Belanda. Namun, dengan dukungan negara sekalipun, kondisi mereka masih kembang-kempis.
Modifikasi Cuaca Tanpa Pawang Hujan

Modifikasi Cuaca Tanpa Pawang Hujan

Modifikasi cuaca mulanya dijajal di Texas. Raja Negeri Siam sukses merintis penyemaian awan yang lantas diikuti banyak negara, termasuk Indonesia.
Kala Soedirman Mengabdi sebagai Guru

Kala Soedirman Mengabdi sebagai Guru

Soedirman dikenal sebagai Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebelum menjadi tentara, ia adalah guru di HIS Muhammadiyah.
bottom of page