top of page

Bukti Penjelajahan Orang Nusantara

Barang dan sisa tanaman ditemukan di situs-situs kuno di berbagai negara. Bukti orang Nusantara melakukan pertukaran komoditas jauh sebelum tarikh Masehi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Perahu kano yang digunakan orang Austronesia. (Sampul buku Wangka: Austronesian Canoe Origins).

  • 21 Mar 2019
  • 2 menit membaca

Interaksi antarpulau di Nusantara sudah lama terjadi. Pemicunya migrasi penutur Austronesia dari Cina Selatan-Taiwan ke kepulauan Nusantara pada 4000 tahun yang lalu, berlanjut hingga memasuki tarikh masehi.


Junus Satrio Atmodjo, Arkeolog Universitas Indonesia, mengatakan ada bukti kalau orang Indonesia Kuno telah mengarungi laut sejak awal tarikh masehi. "Ini berdasarkan analisis penanggalan karbon pada tinggalan perahu di tepi Sungai Lematang, Sumatra Selatan," katanya dalam acara International Forum on Spice Route 2019, di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (20/3). 


Perpindahan lintas daratan sejak masa prasejarah itu memungkinkan terjadinya pertukaran jarak jauh. Hal ini kemudian memancing beberapa komoditas yang kini dikenal, termasuk bulu burung, rempah, kayu harum, dan beberapa tanaman yang sudah dibudidayakan di Nusantara, seperti pisang, taro (keladi), jeruk, dan mangga. 


"Para penutur Austronesia membentuk jejaring pertukaran jarak jauh. Misalnya bulu burung di Papua ngepulnya di Raja Ampat, lalu rempah di Maluku," kata Daud Aris Tanudirjo, Arkeolog UGM. 


Daud mengatakan, mobilitas tinggi itu dimungkinkan setelah para penutur Austronesia mengembangkan teknologi kelautan, seperti di Filipina dan Indonesia utara. Termasuk teknologi double canoe yang mampu berlayar jauh sekaligus membawa banyak beban. 

"Ini berkembang pesat di sekitar koridor Asia Tenggara," kata Daud.


Mekanisme itu kemudian menciptakan jaringan hubungan antarpulau. Buktinya, kata Daud, obsidian Melanesia sampai ke Sabah, Malaysia dan Polinesia (Fiji, Tonga, Samoa), yang membentang 8.000 km. Hal itu telah terjadi sekira 3500 tahun yang lalu. 


"Lalu pengenalan gerabah dari Asia Teggara ke Melanesia dan Polinesia yang disebut gerabah Lapita pada 3.500-2.700 tahun yang lalu," kata Daud. 


Pertukaran rempah meluas ke barat. Di antaranya terdapat temuan pitolit (deposit silika di dalam tanaman) pisang di Kamerun pada 2.500 tahun yang lalu. Di Afrika juga ada sisa tanaman yang berasal dari Nusantara, seperti yam, pisang, dan taro (keladi). Tanaman ini hampir pasti dibawa oleh penutur Austronesia. Pun temuan sisa tanaman yang mirip cengkeh di Situs Terqa (Mesopotamia, Syria) sekira tahun 1750 sebelum masehi. 


"Ini sebenarnya sudah banyak yang membantah katanya itu bukan cengkeh karena kelopaknya ada lima. Tapi melihat ada temuan pitolit pisang sampai di Situs Kor Diji (Pakistan) dari sekira 4.000 tahun yang lalu, mungkin saja cengkeh sudah sampai ke Terqa," kata Daud.


Azyumardi Azra, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, menjelaskan pula kalau jalur rempah sudah ada sejak 3.000 tahun sebelum masehi. Orang Mesir Kuno yang memulai, kemudian diikuti bangsa Yunani dan Romawi. 


Di Nusantara, jalur rempah mulai bangkit ketika awal-awal ekspansi Islam. Bani Umayyah (mulai abad ke-7M) dan Abbasiyah (mulai abad ke-8) yang membangkitkan kembali jalur perdagangan rempah itu. "Kita tahu sebelum Islam masuk, pelaut dan pedagang Islam sudah masuk ke Nusantata," kata Azra.


Pelaut asal Persia, Al Ramhurmuzi dalam Ajaib al-Hind (wonders of the Archipelago), melaporkan kehadiran pedagang dan pelaut muslim di Palembang, di Kerajaan Sriwijaya. 


"Ini membangkitkan perdagangan rempah," kata Azra. "Perdagangan rempah kemudian hancur ketika Belanda masuk dan menerapkan monopoli. Ini yang membuat ekonomi rusak."

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Getol berorganisasi ketimbang kuliah, Ahmad Subardjo mengubah haluan Perhimpunan Indonesia. Menggagas lambang sampai bikin kopiah untuk identitas nasional.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah dituduh pro-Amerika gara-gara meloloskan flm Hollywood.
bg-gray.jpg
Presiden Sukarno menggagas program transmigrasi Djajaloka untuk menyejahterakan eks pejuang Perang Kemerdekaan. Gejolak politik dan transisi kekuasaan menjadikannya melenceng dari tujuan awal.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo melanjutkan pendidikan ke Belanda. Dia berjejaring dengan orang-orang dari berbagai negara dalam gerakan melawan imperialisme dan kolonialisme.
Ada wacana fatwa haram untuk gim PUBG. Sebelumnya MUI telah mengeluarkan fatwa untuk gim ini.
Ada wacana fatwa haram untuk gim PUBG. Sebelumnya MUI telah mengeluarkan fatwa untuk gim ini.
Karena dianggap duri dalam daging bagi pemerintah Hindia Belanda, seorang sultan dari Maluku Utara dibuang ke Cianjur.
Karena dianggap duri dalam daging bagi pemerintah Hindia Belanda, seorang sultan dari Maluku Utara dibuang ke Cianjur.
Perang mengubah makna turisme dari lalu lintas orang asing menjadi lalu lintas wisatawan, baik asing maupun lokal.
Perang mengubah makna turisme dari lalu lintas orang asing menjadi lalu lintas wisatawan, baik asing maupun lokal.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Bukan hanya manusia yang perlu disayangi. Bumi juga perlu disayangi.
Bukan hanya manusia yang perlu disayangi. Bumi juga perlu disayangi.
transparant.png
bottom of page