top of page

Bunda Teresa Peka Terhadap Sesama

Di balik sosoknya sebagai misionaris, Bunda Teresa adalah tokoh pejuang kemanusiaan. Jiwa spiritualnya membuat dia lebih peka terhadap sesama. Oleh karena itu, Didik Nini Thowok mengaguminya.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 28 Jul 2017
  • 3 menit membaca

AKSI panggungnya sering mengundang tawa penonton. Didik Hadiprayitno atau yang memiliki nama panggung Didik Nini Thowok terkenal karena keunikannya memadukan tarian klasik, rakyat, kontemporer, sekaligus dengan komedi.


Pada pertengahan 1971, pria yang lahir pada 13 November 1954 di Temanggung itu menciptakan koreografi tari pertamanya yang diberinya judul “Tari Persembahan”. Adapun hingga kini maestro tari ini identik dengan Tarian Dwi Muka yang ia ciptakan pada tahun 1970-an.


Nama Nini Thowok sebenarnya didapat setelah Didik membantu seniornya di ASTI. Ia ikut dalam pementasan fragmen tari yang berjudul Nini Thowok bersama Sunaryo. Ini lah debut pentas tari pertamanya yang membuat namanya kemudian meroket di lingkungan kampus. Merasa lebih menguasai tarian putri, Didik pun kemudian selalu memilih karakter perempuan dalam setiap pementasannya.


Dalam perjalanan tarinya, Didik tak berhenti belajar. Priya kemayu itu telah berguru pada puluhan maestro baik dalam maupun luar negeri. Meski kini sepak terjangnya sudah dikenal dunia, Didik mengaku tak ingin menjadi sombong. Ia berusaha tetap rendah hati dan berlaku tulus kepada siapapun, meski ketulusannya sering dimanfaatkan dengan buruk oleh orang lain. Laku ini ia akui banyak terinspirasi dari apa yang dicontohkan oleh Bunda Teresa.


Bunda Teresa atau yang lahir dengan nama Agnes Gonxha Bojaxhiu lahir di Üskub, Kerajaan Ottoman, 26 Agustus 1910. Selain dikenal sebagai tokoh misionaris, Bunda Teresa adalah seseorang yang dalam hidupnya berkutat melayani masyarakat miskin di India. Tokoh ini dikenal sebagai tokoh kemanusiaan yang pernah dianugerahi Nobel di bidang perdamaian pada 17 Oktober 1979. Atas jasanya pula, Bunda Teresa menerima Penghargaan Templeton pada 1973 dan penghargaan tertinggi warga sipil India, Bharat Ratna pada 1980. Mengenai tokoh dunia itu, Didik membagi ceritanya kepada Historia.


Mengapa memilih Bunda Teresa?


Beliau hidup untuk orang lain, mengabdi untuk orang lain. Bunda Teresa membantu orang miskin sampai harus membuatnya berkeliling di lingkungan kumuh.


Apa yang paling Anda ingat dari Bunda Teresa?


Kata bijak Bunda Teresa ya. Saya ingat ada perkataannya yang begini: “Bila engkau jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu, bagaimanapun jujur dan terbuka lah”. Kemudian, “Bila engkau sukses, engkau akan mendapat beberapa teman palsu, dan beberapa sahabat sejati. Bagaimanapun jadilah sukses”.


Apa perkataan Bunda Teresa itu mempengaruhi keseharian Anda?


Oh jelas. Saya sendiri berusaha memahami kata-kata bijak beliau. Meniru ya. Ada banyak nasihat yang bisa dilakukan dalam hidup.


Apa kata-kata Bunda Teresa ini sesuai juga dengan pengalaman Anda pribadi?


Iya, itu saya alami. Saya sering ditipu, tapi saya nggak boleh berubah. Kalau jadi orang jujur ya sudah jujur saja. Dia menipu saya, ya saya yakin dia menanam karma jelek untuk dirinya sendiri. Lalu kata-kata “kalau kita sukses kita akan dapat beberapa teman palsu”, itu juga saya alami. Beberapa orang jadi tiba-tiba mau dekat saya karena saya sukses. Tapi kita kan harus tetap berusaha untuk sukses.


Bunda Teresa juga seorang misionaris, apakah pengabdiannya pada masyarakat bawah juga bagian dari misinya?


Kalau saya bandingkan dengan Orang Jawa zaman dulu dengan Bunda Teresa ini mirip. Orang Jawa dulu juga punya ajaran untuk selalu meningkatkan sisi spiritualnya. Nah, Bunda Teresa ini juga selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan begitu, orang yang selalu mendekatkan diri dengan Tuhannya akan menjadi lebih peka terhadap sesama. Kebaikan itu kan di mana-mana sama. Kita tulus ya tulus, di mana-mana wujud ketulusannya akan sama. Di Barat atau di Indonesia itu sama saja. Jadi kalau menurut saya, mereka itu berbuat itu tulus tanpa tendensi apapun. Beliau layak menjadi sosok yang dicontoh.


Dari sisi itu, apa Anda juga mencontohnya?


Saya juga melakukan tirakat. Ada ritualnya. Misalnya caranya dengan rajin berpuasa. Ini sudah biasa dilakukan juga sebagai seniman. Laku ini selain untuk mempertebal spiritual kan juga untuk kehidupan. Itu kemudian nyambung dengan profesi saya sebagai penari. Dampaknya, dalam kehidupan sehari-hari ini sebagai pembentukan karakter. Contoh manfaatnya, saya kan punya karyawan banyak, dengan laku ini saya jadi lebih peka. Saya bisa memahami sifat karyawan saya yang beraneka macam itu. Kalau orang sekarang kan malah nantang tauran, berkelahi. Itu karena tidak peka perasaannya.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Istilah tante girang populer pada 1970-an kendati sudah menggejala dua dekade sebelumnya. Sastra populer merekamnya sebagai potret sosial.
bg-gray.jpg
Despite the mixed reactions, telenovelas continue to dominate Indonesian television. The heyday of these Latin American soap operas ultimately came to an end as viewers grew tired of them and switched to Mandarin and Korean dramas.
bg-gray.jpg
According to the Wangsakerta Manuscript, Tarumanagara was founded by refugees from India.
bg-gray.jpg
Prasasti Tugu turut meriwayatkan Kali Bekasi dan Kali Cakung Lama. Satu dari tujuh prasasti penting warisan Tarumanagara.
Dianggap sebagai bapak pendiri Cape Town, Jan van Riebeeck membuka pemukiman kulit putih di Afrika Selatan.
Dianggap sebagai bapak pendiri Cape Town, Jan van Riebeeck membuka pemukiman kulit putih di Afrika Selatan.
Rekaman suara rintihan arwah yang tersesat tidak hanya membuat pasukan Viet Cong tidak nyaman, tetapi juga memengaruhi mental pasukan Amerika Serikat dan penduduk sipil.
Rekaman suara rintihan arwah yang tersesat tidak hanya membuat pasukan Viet Cong tidak nyaman, tetapi juga memengaruhi mental pasukan Amerika Serikat dan penduduk sipil.
Donald Trump putus asa Amerika Serikat sudah tak lagi relevan, kata sejarawan Vijay Prashad. Momentum untuk berdiri tegak membawa semangat KAA.
Donald Trump putus asa Amerika Serikat sudah tak lagi relevan, kata sejarawan Vijay Prashad. Momentum untuk berdiri tegak membawa semangat KAA.
Sebagai ibukota Asia-Afrika, Bandung tak sekadar mencetuskan gerakan politik dan perdamaian, melainkan juga kedaulatan ekonomi.
Sebagai ibukota Asia-Afrika, Bandung tak sekadar mencetuskan gerakan politik dan perdamaian, melainkan juga kedaulatan ekonomi.
Setelah memberontak, pangkatnya  malah naik. Itulah pengalaman Alex Mengko si tentara berpengalaman.
Setelah memberontak, pangkatnya malah naik. Itulah pengalaman Alex Mengko si tentara berpengalaman.
K’tut Tantri dikenal sebagai penyiar asing yang membantu perjuangan Indonesia. Pengalaman di kamp interniran Jepang menjadi episode paling pahit dalam hidupnya.
K’tut Tantri dikenal sebagai penyiar asing yang membantu perjuangan Indonesia. Pengalaman di kamp interniran Jepang menjadi episode paling pahit dalam hidupnya.
transparant.png
bottom of page