top of page

Bung Karno di Negeri Tango

Huru-hara menyambut kedatangan Presiden Sukarno di Argentina. Kerusuhan itu tidak menghalangi agenda diplomatik Bung Karno untuk memperkenalkan Indonesia hingga ikut berjoget dalam tarian Tango.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Sukarno disambut Walikota Hernan Giralt saat tiba di Buenos Aires, 21 Mei 1959, dalam rangkaian lawatan ke negara-negara Amerika Latin. (KBRI Argentina).

19 Jun 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 21 Mei

LAGU "Indonesia Raya" berkumandang untuk pertama kalinya di Bandara Ezeiza, Buenos Aires, Argentina. Hari itu, Kamis malam, 21 Mei 1959, bertepatan dengan kunjungan perdana Presiden Sukarno ke Negeri Tango. Presiden Argentina Arturo Frondizi turut menyambut langsung kedatangan Bung Karno di bandara.


Di balik sambutan yang meriah, Frondizi sejatinya menyimpan kekhawatiran. Buenos Aires saat itu tengah dilanda aksi unjuk rasa masyarakat kelas pekerja. “Demonstrasi pemogok, bom meledak, bom-bom gas air, dan bentrokan-bentrokan ikut sambut Bung Karno di Argentina,” lansir berita Harian Umum, 23 Mei 1959.


Argentina menjadi negara kedua yang disambangi Bung Karno setelah Brazil, dalam lawatannya ke negara-negara Amerika Latin. Namun, keadaan sosial yang terjadi di Buenos Aires tidak semulus di Rio de Janeiro. Pemogokan besar-besaran kelompok buruh bank telah meresahkan negara itu sejak 14 April 1959.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Ini tentang manusia mulai mengenal komik, superhero pertama dalam komik, tokoh pencipta Tintin, dan komik bertema kehidupan masyarakat Indonesia.
Tragedi Kanjuruhan jadi momen kelam bagi sepakbola dunia, kata Presiden FIFA. Akankah jadi momen pembelajaran untuk berbenah total jua?
Tragedi Kanjuruhan jadi momen kelam bagi sepakbola dunia, kata Presiden FIFA. Akankah jadi momen pembelajaran untuk berbenah total jua?
transparant.png
bottom of page