top of page

Cerita dari Lampegan

Stasiun Lampegan saksi bisu perkembangan kereta api di Jawa. Sempat menjadi rebutan gerilyawan Indonesia dengan tentara Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Terowongan Lampegan. (Hendi Jo/Historia.ID).

26 Jun 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 3 Jun

SENJA baru saja jatuh di Stasiun Lampegan, Cianjur ketika sebuah lokomotif yang membawa 4 rangkaian gerbong keluar dari mulut terowongan Lampegan. Bak ular besi raksasa, rangkaiannya meliuk-liuk. Sesekali suara klakson berbunyi nyaring, mengingatkan orang-orang yang terlihat masih santai melewati rel di pintu perlintasan.


“Awas! Awas kereta api lewat! Kereta api lewat!” teriak penjaga pintu perlintasan.


Lampegan merupakan salah satu perlintasan kereta api tertua di tanah Jawa. Dibuat sekitar tahun 1879, mengacu pada angka yang tertera di atas pintu terowongan sepanjang 415 meter tersebut. Proses pembangunannya sempat menemui kesulitan karena harus menembus Gunung Kancana. Namun, setelah bagian tengah bukit besar itu diledakkan dengan dinamit, pembangunan berjalan lancar.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
transparant.png
bottom of page