Diperbarui: 15 Sep
SANG dwiwarna sudah dikibarkan para pemuda dan rakyat jelata lepas pembacaan teks proklamasi. Tetapi belum lama menyesapi alam kemerdekaan, mereka digegerkan oleh kedatangan sebarisan prajurit bersenjata lengkap dengan mengusung bendera “Union Jack”.
Dor! Dor! Dor! Bum! Letusan senjata dan ledakan pun menggema di halaman Museum Perumusan Naskah Proklamasi (Munasprok), Jakarta. Di tengah situasi chaos, pasukan pejuang republik bermodalkan bedil-bedil rampasan serdadu Jepang menjawab tantangan itu. Nyawa mereka pertaruhkan karena tak rela pasukan Inggris sebagai kepanjangan tangan Sekutu itu menyokong kembalinya Belanda yang hendak’ balik menjajah bekas koloninya.
Tetapi peristiwa itu bukan kejadian nyata yang terulang kembali, melainkan satu adegan dalam gelaran sosiodrama “Romansa Negeri” pada 16 Agustus 2023. Agenda Munasprok dalam memperingati HUT RI ke-78 itu dilakoni para reenactor (pereka ulang sejarah) lengkap dengan “impresian” atau seragam disertai atribut dan properti yang otentik sesuai masanya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















