top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Sepakbola dan Batu di Palestina

Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.

Oleh :
6 Okt 2010

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Tim sepakbola Mandatory Palestine sebelum pertandingan persahabatan melawan Lebanon, 1940. (Wikimedia Commons).

Diperbarui: 11 Des 2025

DALAM banyak kasus, sepakbola menjadi identitas kolektif. Di lapangan, identitas etnis, ras, dan agama bisa memicu perkelahian pemain maupun penonton. Konflik antarnegara seringkali terbawa hingga ke lapangan sepakbola. Tapi di tanah Palestina, sepakbola justru gagal membentuk dan mengkristalisasi sentimen nasionalisme Palestina. Para bintang sepakbola Arab yang bermain di Liga Israel cenderung tak memperlihatkan identitas nasional.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page