top of page

Empat Karya Seni Terinspirasi Peristiwa Bandung Lautan Api

Dari Ismail Marzuki sampai W.S. Rendra terinspirasi peristiwa Bandung Lautan Api.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Diorama peristiwa Bandung Lautan Api.

25 Mar 2015
3 menit membaca

Diperbarui: 24 Mar

BANDUNG Lautan Api pada 24 Maret 1946 menjadi peristiwa penting dalam sejarah revolusi kemerdekaan Indonesia. Ia menginspirasi para seniman dalam karya-karyanya. Berikut ini empat karya mereka:


Lagu

Ismail Marzuki yang ikut mengungsi menciptakan beberapa lagu: Saputangan dari Bandung Selatan, Karangan Bunga dari Selatan, O, Angin Sampaikan Salamku, dan Gugur Bunga. Lagunya yang terkenal dan kontroversial adalah Halo-halo Bandung


Menurut J.A Dungga dan L. Manik dalam Musik di Indonesia dan Beberrapa Persoalannja, Halo-halo Bandung merupakan lagi mars yang melodi dan harmoni bagian pertamanya hampir sama dengan melodi dan harmoni dari kalimat-kalimat lagu When It’s Springtime in the Rockies karya Robert Sauer dan Mary Haley Woolsey.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page