top of page

Enam Olimpiade yang Direcoki Boikot (Bagian I)

Genosida Israel dan invasi Rusia kembali jadi isu potensi boikot di Olimpiade Paris 2024 mendatang. Mirip edisi-edisi terdahulunya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Olimpiade Paris 2024 yang memastikan nihil boikot terlepas isu invasi Rusia dan aksi genosida Israel (olympics.com)

17 Jul 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 10 Jul

ISU boikot menghantui Olimpiade Paris 2024 yang mengusung slogan OUVRONS grand les jeux (Olahraga terbuka lebar). Salah satu yang jadi perhatian, soal keikutsertaan Rusia dan Belarusia, serta negara Zionis Israel di pesta olahraga terbesar yang edisi ke-33 (26 Juli-11 Agustus 2024) tersebut.


Terkait Belarusia dan Rusia, Komite Olimpiade Internasional (IOC) sendiri yang merekomendasikan sejumlah federasi olahraga untuk mengeluarkan larangan bertanding bagi atlet-atlet Belarusia dan Rusia, imbas invasi Rusia ke Ukraina sejak 2022. Sejumlah kontingen, seperti Denmark, Finlandia, Islandia, Swedia, Polandia hingga Ukraina, sempat mengancam akan memboikot Olimpiade Paris 2024. Akhirnya ditetapkan para atlet Rusia dan Belarusia tetap diperbolehkan bertanding sebagai atlet individu berstatus netral tanpa identitas nasional.


Sedangkan soal Israel, beberapa kontingen asal dunia Arab, bahkan sejumlah politisi sayap kiri Prancis juga menyerukan sanksi larangan kepada kontingen dan atlet Israel. Negara zionis itu tak bergeming kendati seluruh dunia mengecam aksi-aksi genosidanya terhadap Palestina sejak Oktober 2023.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page