top of page

Fatmawati Suka Memasak

Fatmawati suka memasak sejak muda. Ia memasak untuk keluarga, pejuang di medan perang, dan tamu Bung Karno.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Fatmawati sedang memasak. (Repro Kadjat Adra'i, Suka Duka Fatmawati Sukarno).

7 Feb 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 5 Feb

DI suatu siang, wangi harum makanan tercium ke seantero ruangan di kediaman Fatmawati di Cilandak V No. 10, Jakarta Selatan. Ibu negara pertama itu tampak sibuk menyiapkan berbagai makanan. Orang-orang terdekat mengenal Fatmawati suka memasak. Siapa yang telah mencicipi masakannya tak ragu untuk memuji kelezatannya.


Fatmawati senang memasak sejak muda. Memasak menjadi pelajaran tambahan yang didapatnya di sekolah HIS Muhammadiyah di Bukit Kecil, Palembang. “Di sekolah itu pula untuk pertama kali aku mendapat pelajaran membuat kroket, sup, bistik, ketupat, dan hutspot,” kata Fatmawati dalam Catatan Kecil Bersama Bung Karno.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page