top of page

Gas Air Mata Awalnya untuk Perang

Gas air mata pertama kali digunakan dalam perang. Masih digunakan untuk membubarkan demonstran.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pasukan Inggris dibutakan oleh gas air mata pada Pertempuran Estaires, 10 April 1918. (sciencehistory.org).

26 Sep 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 13 Mar

DEMONSTRASI mahasiswa di depan Gedung DPR RI pecah Selasa, 24 September 2019 sore. Mahasiswa menuntut dibatalkannya RUU KUHP yang dinilai mengancam demokrasi. Selain itu demonstran juga menuntut DPR agar membatalkan RUU KPK serta mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).


Massa yang telah memenuhi jalan tol dalam kota disemprot dengan meriam air oleh aparat dari arah gerbang DPR. Karena tak kunjung mundur, aparat mulai menembakkan gas air mata. Sontak massa mundur ke berbagai arah.


Menurut laporan kompas.com, sejumlah mahasiswa sesak napas dan pingsan karena gas air mata. Hingga malam hari, gas air mata masih terus digunakan aparat untuk membubarkan massa yang masih berada di sekitar lokasi hingga Stasiun Palmerah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page