Diperbarui: 16 Sep
GRACE Natalie, mantan jurnalis dan pembaca berita di sejumlah stasiun televisi, mengenang hari pertamanya bekerja sebagai jurnalis. Dia memperoleh perlakuan rasis dari sesama jurnalis. Saat itu dia berada di Cikeas, menunggu Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pernyataan kepada pers setelah terpilih menjadi Presiden Indonesia 2004—2009.
Grace berwajah oriental. Kulitnya terang. Seorang jurnalis lelaki memperhatikan ini. Dia mendekati Grace dan berbincang sekadarnya. Lalu pernyataan mengganggu keluar dari jurnalis lelaki itu. “Ngapain Lojadi wartawan? Kenapa gakbuka toko aja?” kata jurnalis lelaki, sebagaimana cerita Grace kepada Historia.
Ucapan jurnalis lelaki itu berbekas sangat dalam. “Teringat sampai sekarang,” kata Grace. Ucapan itu termasuk stereotip terhadap orang-orang keturunan Tionghoa. Stereotip berarti penilaian orang hanya berpijak pada keyakinan subjektifnya, yaitu pengalamannya semata.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















