top of page

Gula dari Tulang-Belulang Prajurit di Waterloo

Nasib prajurit yang tewas di Pertempuran Waterloo. Alih-alih diberi penghormatan, sisa tulang-belulang jenazah mereka diperjualbelikan untuk industri.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Penggambaran Pertempuran Waterloo dalam film epik "Waterloo" (1970) (IMDb)

19 Agu 2022
5 menit membaca

Diperbarui: 9 Mar

HINGGA detik ini, baru dua sisa kerangka manusia yang ditemukan tim sejarawan dan arkeolog yang bekerjasama dengan yayasan Waterloo Uncovered di situs Pertempuran Waterloo yang kondang itu. Puluhan ribu lainnya masih menimbulkan pertanyaan besar sampai jawabannya diungkap tim.


Pertempuran Waterloo, 18 Juni 1815, jadi momen penentuan bagi petualangan Napoléon Bonaparte menaklukkan Eropa. Namun, pasukan koalisi gabungan Inggris, Prussia, Belanda, Kerajaan Hanover, Nassau, dan Brunswick berhasil menghabisi pasukan Prancis dalam pertempuran yang menewaskan lebih dari 60 ribu prajurit baik di pihak Prancis maupun pasukan koalisi itu.


Dari puluhan ribu prajurit yang tewas itu, sebuah kerangkanya ditemukan pertama kali pada medio Juli 2012. Kerangka itu terpendam di dekat parkiran mobil salah satu situs memorial Waterloo, Lion’s Mound di Wallonia, Belgia. Menukil Independent, 5 April 2015, kerangka prajurit itu bahkan teridentifikasi bernama Friedrich Brandt, berusia 23, dan merupakan kombatan dari Kerajaan Hanover yang bersekutu dengan Inggris.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page