top of page

Sejarah Indonesia

Haji Kiblik Vs Haji

Haji Kiblik vs Haji NICA

Konflik Indonesia-Belanda juga terjadi dalam urusan haji. Di kalangan Republik, muncul istilah “haji NICA” untuk orang-orang yang naik haji dengan kapal Belanda.

10 Mei 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Jemaah haji dari Hindia Belanda di kapal MS Kota Nopan dari perusahaan pelayaran Rotterdam Lloyd tahun 1937. (Tropenmuseum).

PROKLAMASI kemerdekaan disambut hangat para mukim di Makkah. Mereka mengembalikan –bahkan ada yang membuang– paspor kepada perwakilan Belanda di Jeddah dan menolak tawaran bantuan keuangan. Dikeluarkan pula fatwa bahwa setiap orang Indonesia yang mengunjungi perwakilan Belanda di Makkah sebagai kafir.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Neraka di Ghetto Cideng

Neraka di Ghetto Cideng

Jepang menyatakan Kamp Cideng sebagai ghetto “terlindungi”. Kenyataannya, hidup para interniran seperti di neraka.
S.K. Trimurti Menyalakan Api Kartini

S.K. Trimurti Menyalakan Api Kartini

S.K. Trimurti ikut membangun Gerwani, organisasi perempuan paling progresif. Namun, Trimurti mengundurkan diri ketika Gerwani mulai oleng ke kiri dan dia memilih suami daripada organisasi.
S.K. Trimurti Murid Politik Bung Karno

S.K. Trimurti Murid Politik Bung Karno

Sebagai murid, S.K. Trimurti tak selalu sejalan dengan guru politiknya. Dia menentang Sukarno kawin lagi dan menolak tawaran menteri. Namun, Sukarno tetap memujinya dan memberinya penghargaan.
Ziarah Sejarah ke Petamburan (1)

Ziarah Sejarah ke Petamburan (1)

Dari pelatih sepakbola Timnas Indonesia Toni Pogacnik hingga pembalap Hengky Iriawan. Sejumlah pahlawan olahraga yang mewarnai sejarah Indonesia dimakamkan di TPU Petamburan.
S.K. Trimurti di Tengah Tokoh Kiri

S.K. Trimurti di Tengah Tokoh Kiri

Sikap politik S.K. Trimurti bersinggungan dengan tiga tokoh kiri terkemuka Republik: Tan Malaka, Amir Sjarifoeddin, dan Musso.
bottom of page