top of page

Halo Pentil Kecakot

Seorang penjaga yang menghubungkan sambungan telepon. Operator telepon ini dipanggil Pentil Kecakot.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Operator telepon di Semarang sekitar tahun 1925. (KITLV).

14 Okt 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 1 Jun

PERKEMBANGAN teknologi yang begitu pesat berdampak pada kehadiran ponsel pintar yang semakin memudahkan berkomunikasi tanpa terbatas jarak dan waktu. Selama ada kuota internet atau wifi, komunikasi melalui telepon dan chat dapat dilakukan kapan saja. Tentu saja ini jauh berbeda dengan zaman dulu pada awal telepon hadir di Indonesia.


Berkomunikasi melalui telepon tak sesederhana memasukkan nomor lalu mengobrol dengan lawan bicara. Kala itu, ada seorang operator yang bertugas menghubungkan sambungan telepon antara pembicara dengan lawan bicaranya yang berada di tempat lain.


“Operator telepon tersebut dipanggil Pentil Kecakot yang memiliki arti Penjaga Tilpun Kecamatan Kota,” tulis Dukut Imam Widodo dalam Malang Tempo Doeloe. Keberadaan Pentil Kecakot pun berperan penting dalam menghubungkan dua orang yang akan berkomunikasi jarak jauh.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
transparant.png
bottom of page