top of page

Herbal Kembali Mengglobal

Pengobatan tertua yang berasal dari ribuan tahun silam. Pengobatan alami yang sempat tergeser pengobatan medis modern ini kini kembali digandrungi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Seorang perempuan Jawa sedang menyiapkan obat atau ramuan. (KITLV).

21 Des 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 29 Jul

RUMAH itu tampak asri. Lahannya, seluas 1000 meter persegi, dipenuhi tanaman yang tertata rapi. Sebagian besar tanaman mendapat label: nama dan khasiatnya. Sebuah apotek berdiri persis di depan pintu masuk. Sementara ruang praktik akupunktur memakai ruangan di rumah utama. Taman Sringanis, yang didirikan sastrawan Putu Oka Sukanta dan istrinya Endah Lasmadiwati, terbuka untuk umum. Lokasinya berada di Kampung Cimanengah 29, Cipaku, Bogor Selatan.


“Mereka yang datang ke sini itu kami berikan layanan bagaimana menjaga kesehatan keluarga supaya tidak bergantung pada pengobatan yang mahal,” ujar Prasasti Baroto, penanggung jawab kebun dan tanaman Taman Sringanis.


Pengelola taman siap memberikan informasi dan konsultasi gratis soal kesehatan. Mereka juga menyediakan obat herbal murah yang diproduksi sendiri dan sudah mendapat izin Departemen Perindustrian. “Herbal itu kan ramuan, dasarnya ada yang hasil penelitian dan empirik. Kami memakai yang empirik,” ujarnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page