top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Pengobatan Nusantara

Pengobatan tradisional mempunyai ruang hidup sejak berabad-abad silam, bahkan tercatat dalam beberapa naskah kuno Nusantara.

22 Feb 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sumber: Sumatera Tempo Doeloe, dari Marco Polo sampai Tan Malaka karya Anthony Reid. Ilustrasi: Micha Rainer Pali.

  • 23 Feb 2012
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 18 Des 2025

KEBERLIMPAHAN flora Hindia Timur menarik minat VOC (Vereenigde Oostindische Campaignie) untuk melakukan kajian botani sejak abad ke-17. Kajian ini dimulai bersamaan penjelajahan mereka ke Hindia Timur. Kajian botani penting bagi VOC untuk menggerakkan roda ekonomi perusahaan.


Melalui kajian itu, mereka mengetahui tetanaman yang aman dikonsumsi dan laku di pasaran. Selain itu, mereka harus mengenal tetanaman oba sebagai obat penyakit khas di kepulauan Asia Tenggara, yang jelas berbeda dari penyakit di Eropa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page