top of page

Howard Jones, Duta Besar Penyambung Jakarta-Washington

Demi persahabatan Amerika Serikat dengan Sukarno, Howard Jones memainkan peran yang acap kali membahayakan dirinya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sukarno dan Howard Jones bersenda gurau dengan Duta Besar Uni Soviet. Foto: IPPHOS.

  • 17 Apr 2018
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 14 Mei

AWAL 1961, Presiden Sukarno akan mengadakan muhibah keliling dunia. Selain berkampanye masalah Irian Barat, Si Bung juga ingin menggalang kekuatan negara dunia ketiga sekaligus memperkenalkan konsep non-blok menghadapi situasi Perang Dingin. Rencananya, kunjungan itu meliputi negara-negara Asia, Afrika, Amerika Latin, terutama yang berpaham sosialisme.


Duta Besar AS di Jakarta, Howard Jones mendapati informasi bahwa Sukarno akan mengadakan perjalanan selama tujuh puluh hari. Jones tahu, untuk mengunjungi Meksiko rute perjalanan Sukarno harus transit di Los Angeles, California. Hal ini dengan cepat disampaikan Jones kepada Departemen Luar Negeri AS. Jones mendesak pemerintahnya agar Kennedy mengundang Sukarno menyinggahi Washington. Jones juga menyarankan agar Kennedy menyambut langsung kedatangan Sukarno, sebagaimana penghormatan yang diterimanya ketika mengunjungi Uni Soviet.


“Hubungan pribadi sangat penting dalam bidang internasional. Hubungan (Sukarno) dengan Presiden Kennedy bisa sangat berarti bagi kedua negara,” ujar Jones dalam memoarnya Indonesia: The Possible Dream.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
bg-gray.jpg
Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Perkumpulan Multatuli di Belanda menyerahkan artefak bersejarah kepada pemerintah Lebak.
Perkumpulan Multatuli di Belanda menyerahkan artefak bersejarah kepada pemerintah Lebak.
transparant.png
bottom of page