- 30 Agu 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 14 Mei
JIKA ada orang Amerika yang paling disenangi Presiden Sukarno, orang itu tentu bernama Howard Palfrey Jones. Selama delapan tahun, Jones menjembatani hubungan Jakarta dan Washington sebagai duta besar. Sukarno dalam otobiografinya menyanjung Jones selayaknya seorang sahabat yang karib.
“Seorang orang asing yang mengerti kepadaku adalah Duta Besar Amerika di Indonesia, Howard Jones,” kata Sukarno kepada Cindy Adams dalam Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.
Kerapatan Jones dan Sukarno terbukti dari begitu banyaknya hal-hal yang mereka bincangkan. Mulai dari keluarga, kelinci yang beranak-pinak, nasi goreng, aktor Hollywood, hingga persoalan serius mengenai hubungan politik antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Ketika Irian Barat dimenangkan Indonesia lewat Perjanjian New York, Jones adalah orang pertama yang memberitahu Sukarno kabar itu. Jones bahkan berperan dalam mendorong Sukarno untuk menuliskan otobiografinya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















