top of page

Hukuman Kutukan dari Kerajaan Majapahit

Penguasa Nusantara di masa Hindu-Budha memanfaatkan ketakutan atas hukuman mengerikan dari dewa untuk mendapatkan kepatuhan rakyatnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Litografi reruntuhan Candi Menak Jingga, Majapahit, karya Auguste van Weissenbruch, 1852. (KITLV).

12 Feb 2016
2 menit membaca

Diperbarui: 2 Mei

“... Dewa, Engkau harus membunuh mereka, mereka harus engkau bunuh. Jika mereka dalam perjalanan melewati ladang terbuka, semoga mereka digigit ular berbisa. Di hutan, mereka akan kehilangan arah, diserang harimau. Di air, mereka dilahap buaya, di laut mereka digigit ikan ganas.


Jika mereka menuruni gunung mereka akan menabrak batu bergerigi, jatuh ke jurang berbatu, mereka akan meluncur ke bawah, hancur berkeping-keping. Jika mereka keluar saat hujan, semoga mereka disambar petir, jika mereka tinggal di rumah, mereka akan terbakar halilintar, mereka tidak akan punya waktu melihat apa yang menyambar mereka.


Saat mereka berperang mereka diserang dari kiri, dari kanan, semoga kepala mereka terbelah, dada mereka robek, perut mereka sobek hingga ususnya terburai, otak mereka dijilat, darah mereka diminum, dagingnya dilahap, hingga kematian menjemputnya. Mereka akan dibawa ke neraka Rorawa, dan jika mereka lahir kembali, itu dalam keadaan buruk. Itu yang akan terjadi pada mereka yang berbuat jahat...”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Tak hanya menjaga kedaulatan, heli TNI AU juga digdaya dalam uji skill di udara.
Tak hanya menjaga kedaulatan, heli TNI AU juga digdaya dalam uji skill di udara.
transparant.png
bottom of page